Polda Bali Selidiki Penemuan Potongan Tubuh Manusia di Gianyar
Warga Kabupaten Gianyar, Bali, dikejutkan oleh penemuan potongan tubuh manusia yang tersebar di sebuah kawasan perkebunan pada Jumat pagi. Penemuan tragis ini segera dilaporkan kepada pihak berwajib, yang kemudian memicu penyelidikan intensif oleh jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Bali bersama Polres Gianyar untuk mengungkap identitas korban dan motif di balik kejadian mengerikan tersebut.
Olah TKP dan Evakuasi Jenazah
Tim Laboratorium Forensik (Labfor) dan Inafis Polda Bali segera diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas melakukan penyisiran radius 500 meter untuk memastikan tidak ada bukti atau bagian tubuh lain yang tertinggal. Lokasi penemuan kini telah dipasangi garis polisi guna menjaga sterilitas area penyelidikan dari kerumunan warga yang penasaran.
Berdasarkan keterangan awal dari pihak kepolisian, potongan tubuh tersebut ditemukan dalam kondisi yang sudah tidak utuh. Jenazah kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Ngoerah Denpasar untuk menjalani proses autopsi. Langkah ini diambil guna menentukan penyebab pasti kematian serta memperkirakan waktu terjadinya peristiwa nahas tersebut.
Fokus Penyelidikan Kepolisian
Kabid Humas Polda Bali menyatakan bahwa saat ini tim penyidik tengah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, termasuk warga pertama yang menemukan potongan tubuh tersebut. Polisi juga tengah memeriksa laporan orang hilang dalam beberapa pekan terakhir di wilayah Bali untuk mencocokkan data primer maupun sekunder korban.
"Kami fokus pada identifikasi korban terlebih dahulu melalui tes DNA dan pemeriksaan gigi geligi. Hingga saat ini, kami belum bisa menyimpulkan apakah ini merupakan murni tindak pidana pembunuhan atau ada motif lain. Tim di lapangan bekerja ekstra keras untuk mengumpulkan petunjuk sekecil apa pun," ujar perwakilan Polda Bali dalam keterangan persnya.
Imbauan kepada Masyarakat
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun waspada. Warga diminta segera melapor jika memiliki informasi terkait aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi kejadian sebelum penemuan terjadi. Kerja sama antara masyarakat dan kepolisian dianggap krusial untuk mempercepat pengungkapan kasus yang menggegerkan Pulau Dewata ini.